Rabu, 24 Juli 2013

Tips Merawat igi Agar Tetap Putih Dan Sehat


Tips Cara Merawat Gigi Agar Tetap Putih - Seiring berjalannya waktu, semakin lama gigi terekspos oleh makanan dan berbagai hal yang menjadikan gigi anda menguning. Nah saat ini memang telah banyak cara mudah dan praktis untuk memutihkan gigi yaitu menggunakan bleaching gigi, namun bagi sebagian orang merasa kurang nyaman dengan produk pemutih gigi tersebut.

Rasa ngilu sering dirasakan setelah menggunakan bleaching. Ada cara tradisional untuk menjaga gigi agar tetap putih. Memang menggunakan bleaching hasilnya lebih efektif, namun cara-cara tradisional ini pun bisa diandalkan, seperti dikutip dari Huffington Post.

Gigi Tetap Putih
1. Stroberi
Kandungan asam malat yang terkandungan dalam stroberi, berkhasiat untuk mengubah warna gigi menjadi lebih putih. Dr. Adinda Carrel, seorang dokter gigi di New York menjelaskan bahwa stroberi merupakan cara murah untuk mencerahkan senyum Anda. Namun, jangan digunakan terlalu sering, kandungan asamnya dapat merusak enamel gigi. Caranya, hancurkan satu stroberi matang dan gosokkan pada gigi. Diamkan selama lima hingga 10 menit. Kemudian sikat gigi sampai bersih dengan pasta gigi.

2. Kulit Lemon
Anda juga bisa memanfaatkan kulit lemon untuk mencerahkan warna gigi. Caranya, kupas buah lemon dan pisahkan kulitnya. Gosoklah kulit lemon pada gigi secara menyeluruh selama lima menit. Kemudian sikat gigi sampai bersih dengan pasta gigi.

3. Buah dan Sayuran yang Renyah
Buah dan sayuran yang renyah seperti apel, pir dan wortel bekerja seperti sikat gigi alami dan pemutih gigi. Buah dan sayuran renyah tersebut dapat mengangkat noda dan membersihkan gigi secara maksimal tanpa merusak enemel gigi. Makanlah buah dan sayuran setelah Anda makan besar.

4. Keju
Makan keju setelah makan besar sangat baik untuk gigi. Keju dan produk susu lainnya seperti yoghurt dan susu mengandung kalsium yang dapat memutihkan dan menguatkan gigi.

5. Baking Soda
Satu lagi bahan alami yang terkenal untuk memutihkan gigi, yakni baking soda. Baking soda memiliki sifat yang dapat menghilangkan noda pada permukaan gigi. Namun, baking soda juga dapat merusak gigi. Sama halnya dengan stroberi baking soda tidak boleh sering diaplikasikan. Minimal satu atau dua bulan sekali. Caranya dengan menyebarkan baking soda ke seluruh permukaan gigi. Diamkan selama lima hingga 10 menit. Kemudian sikat gigi sampai bersih dengan pasta gigi.

Selasa, 16 Juli 2013

Waspada Sakit Gigi Saat Hmil


Sakit gigi dapat menyerang siapa saja, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Bahkan, ibu hamil juga bisa terserang sakit gigi. Namun, sebaiknya jangan sepelekan sakit gigi yang diderita ibu saat sedang hamil. Berbeda kondisi, berbeda juga seharusnya perlakuannya.

Salah mengatasi masalah sakit gigi pada bumil dapat memicu terjadinya kelahiran prematur, bahkan parahnya hingga keguguran, demikian seperti dikatakan Ketua Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia , Drg Zaura Anggraini, seperti dikutip dari Antara. "Ibu hamil dengan kondisi gigi yang mengalami kerusakan parah akan merangsang keluarnya hormon prostaglandin," jelas Zaura pada jumpa pers di Jakarta, Jumat malam.

Hormon prostaglandin dapat merangsang kontraksi pada rahim, sehingga apabila kontraksi ini terus menerus menyerang, maka kelahiran prematur atau keguguran dapat terjadi. Dan ini tidak hanya berbahaya bagi janin, tetapi juga bahaya bagi ibu.

Perubahan hormon yang dialami oleh ibu hamil dapat menyebabkan kondisi gusi menjadi lebih lunak sehingga dapat memicu terjadinya peradangan gusi, terutama pada ibu hamil dengan kondisi gigi dan mulut yang tidak dirawat dan dibersihkan dengan baik.

"Ini diawali dengan tanda gusi berdarah, meskipun seringkali dianggap sepele, tapi ini bisa berbahaya," jelas Zaura.

Zaura memaparkan bahwa gusi berdarah sudah menandakan adanya peradangan gusi. "Kalau terjadi pendarahan gusi pada saat menyikat gigi, berarti ada yang belum bersih sehingga terjadi inflamasi," jelas Zaura.

Oleh sebab itu bila saat menyikat gigi terjadi pendarahan sebaiknya jangan takut dan teruskan menyikat gigi supaya bersih, karena kondisi ini menandakan adanya plak atau sisa makanan yang masih menempel.

Lebih lanjut Zaura juga menjelaskan bahwa perubahan hormon pada ibu hamil dapat mempengaruhi kesehatan mulut dan gigi.

Sebagai contoh, ibu hamil yang pada trimester pertama sering mengalami mual dan muntah akan mengalami kelebihan liur.

Bila tidak rajin berkumur dan menyikat gigi, maka kuman dan bakteri di sekitar gigi dan mulut akan lebih mudah tumbuh, bau mulut dan jamur atau sariawan pada rongga mulut juga akan lebih mudah terjadi.

Zaura mengemukakan bahwa kondisi ini dapat dicegah dengan merawat dan menyikat gigi setidaknya dua kali sehari yaitu saat pagi hari setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur. Pada malam hari, aktivitas mulut berkurang dan secara otomatis air liur juga berkurang. Hal ini mengakibatkan jumlah bakteri di dalam mulut meningkat dua kali lipat.

"Sisa makanan lalu akan difermentasi oleh bakteri menjadi asam. Nah, asam inilah yang berbahaya karena melarutkan mineral gigi sehingga mengakibatkan karies serta masalah mulut dan gigi lainnya," kata dia.

Oleh sebab itu sebelum masa kehamilan, kaum perempuan juga sangat dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan gigi secara berkala atau setiap enam bulan sekali ke dokter gigi.

"Sayangnya, menurut Riset Kesehatan Dasar 2007, hanya 13,3 persen masyarakat Indonesia yang rutin memeriksakan gigi setiap enam bulan sekali ke dokter gigi. Ini sangat memprihatinkan," keluh Zaura.

Zaura mengemukakan bahwa masyarakat seharusnya sadar akan pentingnya merawat dan menjaga kesehatan gigi, karena menurut dia gigi merupakan salah satu organ penting yang dapat memengaruhi kesehatan.
Sumber: Vemale.com

Minggu, 07 Juli 2013

Cara Sehat Menjaga Gigi Buah Hati


Kesehatan gigi seorang anak berpengaruh pada kesehatan anak secara keseluruhan. Gigi yang sehat juga mampu memberikan keceriaan bagi anak kita. Tentunya para ladies bisa bayangkan betapa sakit dan sedihnya melihat anak kita merasakan nyeri dan sakit pada gigi, bukan?

Sehubungan dengan pentingnya kesehatan gigi anak, ada beberapa hal yang bisa ladies lakukan demi menjaga kesehatan gigi anak. Beberapa tips di bawah ini dilansir oleh www.nlm.nih.gov.

Bagi ladies yang mempunyai bayi, ada beberapa hal yang bisa lakukan untuk menjaga kesehatan gigi bayi, diantaranya:

1.    bersihkan gigi bayi dengan kain yang lembut dan bersih. Penggunaan kain tersebut akan menghindarkan bayi dari rasa sakit ketika proses membersihkan gigi bayi.

2.    hindari memberikan botol susu kepada bayi ketika tidur. Akan lebih baik jika gigi bayi dibersihkan setelah pemakaian botol susu yang terakhir.

3.    cek secara rutin gigi bayi dari sisa sisa makanan yang menempel di gigi.

Lalu bagaimana menjaga kesehatan gigi anak yang sudah beranjak besar. Tentu saja cara yang diterapkan berbeda, bukan? Nah beginilah tips yang berhasil diperoleh dari www.nlm.nih.gov

1.    gosoklah gigi anak dengan menggunakan pasta gigi yang mengandung florida

2.    sediakan makanan sehat di rumah serta batasi stok makanan dan minuman yang manis

3.    pergi ke dokter gigi untuk cek kesehatan gigi secara rutin.

Mengajarkan anak untuk menjaga kesehatan gigi sedari kecil merupakan cara jitu untuk membiasakan anak untuk menjaga kesehatan gigi ketika mereka dewasa kelak. Jadi, tunggu apa lagi, ladies. Selamat mencoba!
Biasakan sikat gigi sejak dini kepada buah hati ya bunda? :)