Senin, 09 September 2013

Tips Merawat Gigi Keropos


Mempunyai kondisi gigi berlubang memang sedikit mengganggu dari segi penampilan karena penampakan gigi akan mengganggu dan kadang menimbulkan bau tidak sedap karena bau mulut.

cara merawat gigi berlubang

Meski terkadang keberadaan gigi berlubang tidak dapat terlihat dengan jelas, tetapi beberapa tanda gigi berlubang dapat diketahui dengan mengenali ciri-cirinya seperti halnya ada tampak bintik-bintik hitam pada permukaan gigi, meski belum menyebabkan rasa sakit.

Bila keberadaan bintik-bintik tersebut dibiarkan, maka bukan tidak mungkin jika pada suatu saat akan timbul lubang pada permukaan gigi dan akan disertai dengan rasa ngilu ketika terjadi rangsangan rasa asam atau manis dari makanan yang dikonsumsi. Bila hal ini masih tetap dibiarkan berlarut, maka bukan tidak mungkin pula lubang gigi akan semakin besar, dan kedalamannya akan mencapai lapisan tulang gigi.

Untuk anda yang mengalami masalah gigi berlubang dan keropos, berikut ini adalah beberapa langkah dan tindakan yang bisa diambil untuk membuat kondisi gigi jadi lebih baik.

Tips mengatasi gigi berlubang
Tahapan dan gejala gigi berlubang

    Bila Lubang masih kecil, biasanya tidak tampak sebagai lubang serupa bintik hitam pada permukaan, biasanya belum menyebabkan rasa sakit gigi. Namun, ini adalah awal dari suatu karies (lubang gigi). Kalau segera ke dokter gigi, mungkin bisa langsung ditambal.

    Pada saat lubang menjadi tambah besar dan dalam dan masih pada lapisan email, mulai timbul rasa ngilu terhadap rangsang manis.Kalau ke dokter gigi, biasanya masih bisa ditambal, kadang-kadang perlu diobati dulu sekali.

    Kalau tidak dirawat, proses tersebut pada tahap 2 akan berlanjut dan lubang akan jadi makin besar serta mencapai lapisan tulang gigi (dentin). Gigi mulai sakit terhadap rangsang dingin, dan akhirnya juga terhadap rangsang panas. Bila ke dokter gigi, masih bisa ditambal tapi harus diobati dulu, mungkin perlu pelapis atap syaraf gigi.

    Akhirnya pulpa (saraf) gigi meradang, dan gigi sakit dengan rasa berdenyut yang cukup hebat dan terus menerus., apa lagi saat kta berbaring / tidur. Bila ke doktergigi, masih bisa ditambal tetapi syaraf gigi harus dimatikan dulu, lalu dirawat, diawetkan dan akhirnya ditambal.

    Bila dibiarkan, lama-lama gigi mati dan “lucunya” gigi jadi tidak ada rasa sakit lagi, padahal penyakitnya jalan terus. Bila ke dokter gigi, kadang-kadang masih diobati dan dirawat endodontik lalu diawetkan dan ditambal. Sementara itu jaringan gigi makin habis terkikis,sehingga sering terlihat gigi yang warnanya hitam karena lubang yang sudah begitu besar.

    Bila dibiarkan lagi , proses ini berakhir dengan infeksi gigi dan bisa juga disertai abses yang bernanah dengan pembengkakan gusi sampai pipi.

    Biasanya gigi sudah mulai goyang, karena sudah kehilangan jaringan tulang pendukungnya. Indikasi perawatan gigi seperti biasanya harus direlakan dicabut.

    Kalau luka pencabutan sudah sembuh, bisa dibuatkan gigi palsu.
Tindakan yang perlu dilakukan jika ada gigi berlubang

    Konsumsi multivitamin yang dapat membantu penyerapan kalsium untuk menguatkan gigi yang berlubang.

    Gunakan pasta gigi khusus berlubang yang mengandung flouride untuk mencegah pembesaran lubang pada gigi.

    Sikat gigi secara perlahan, mulai dari bawah ke atas. Lakukan minimal dua kali sehari yaitu pagi hari setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur.
Hindari makanan dan minuman manis atau asam untuk mencegah terjadinya rasa ngilu.  
    Pemeliharaan gigi harus dilakukan setiap enam bulan sekali untuk memastikan kebersihan dan kesehatan gigi.  

    Gunakan sikat gigi dengan bulu sikat yang lembut. Untuk menjangkau bagian terdalam, gunakan pasta gigi anak-anak yang ukurannya lebih kecil.  

    Tahap berikutnya dokter akan melakukan pengobatan. Jika kondisinya sudah membaik maka rasa ngilu sudah tidak dirasakan lagi dan dokter akan melakukan penambalan pada gigi Anda.

Nah, demikian tips kali ini, semoga masalah gigi berlubang anda dapat teratasi.
Selamat mencoba dan semoga berhasil :)

Jumat, 30 Agustus 2013

10 Tips Menghilangkan Karang Gigi


Berikut 10 Cara Menghilangkan dan Membersihkan Karang gigi:

1. Menyikat gigi dengan benar minimal dua kali sehari.
Bagian gusi juga mesti kita bersihkan. Gusi bagian atas dengan menggosoknya ke arah atas ke bawah, sedangkan untuk gusi rahang bawah dari arah bawah ke atas.

2. Biji asam kawak bisa kita gunakan untuk menghilangkan karang gigi.
Caranya sangrai biji asam kawak, kemudian haluskan dengan cara diblender atau ditumbuk. Bubuk dari biji asam kawak bisa kita gunakan untuk menggosok karang gigi dengan bantuan sikat gigi atau kapas.

3. Cengkeh juga bisa kita gunakan untuk membersihkan karang gigi.
Siapkan cengkeh sebanyak 7 buah. Tumbuk halus dan hasilnya kita gunakan untuk menggosok karang gigi. Bubuk cengkeh ini bisa pula kita gunakan untuk berkumur.

4. Konsumsi buah apel
Mengonsumsi buah apel tanpa dikupas kulitnya juga akan membantu membersihkan gigi dari karang gigi. Selain manfaat dari kandungan gizinya, sekaligus menjaga gigi dari plak. Tentu saja ini mesti kita lakukan secara rutin.

5. Batu Merah.
Batu merah dihaluskan hingga berbentuk bubuk dan kemudian gosokkan pada bagian gigi yang ingin dibersihkan dari karang. Setelah itu bersihkan dan ulangi hingga tiga kali.

6. Rajin gosok gigi setelah makan dan sebelum tidur dengan pasta gigi/odol yang mencegah plak.
Rajin menggosok gigi dengan pasta gigi yang mencegah plak dapat membantu anda membersihkan karang gigi.

7. Rajin minum air putih yang bersih sambil kumur-kumur

8. Rajin membersihkan bekas sisa makanan/jigong yang ada di pojok dan sela-sela gigi dengan benang gigi.
Benang gigi dapat anda manfaatkan agar sisa makanan tidak tertinggal pada gigi. Sebab hal itulah yang menyebabkan karang gigi terbentuk jika tinggal dalam waktu yang lama.

9. Rajin kumur-kumur dengan cairan pembersih mulut/dental floss yang bisa mencegah plak karang gigi.

10. Rajin makan buah dan atau sayur karena seratnya dapat membantu menghilangkan sisa makanan di gigi dan gusi kita.

Yuks jaga kesehatan gigi kita mulai dari dini :)

Rabu, 21 Agustus 2013

Tips Merawat Gigi Putih Dan Sehat


Cara Merawat Gigi Putih Bersih dan Sehat. Siapapun pasti menginginkan memiliki gigi putih bersih dan sehat. Gigi yang putih dan bersih akan mencerminkan si empunya rajin memelihara giginya.

Kemudian bagaimana jadinya jika gigi sehat namun warnanya kuning, hal ini bisa terjadi apabila perawatan gigi yang dilakukan kurang benar, atau benar namun melakukan kebiasaan buruk yang bisa menyebabkan gigi menjadi kuning, atau bisa juga karena faktor lain yang menyebabkan gigi kuning.

Cara Merawat Gigi Putih Bersih dan Sehat :

1. Rajin Gosok Gigi
Ini adalah mutlak dan paling utama jika menginginkan gigi sehat dan putih. Lakukan gosok gigi dua kali sehari sebelum tidur dan setelah makan. Namun perlu diingat, bahwa menggosok gigi harus lembut dan pelan-pelan. Karena jika menggosok gigi terlalu keras bisa menyebabkan rusaknya lapisan gigi.

2. Hindari Penyebab Gigi Kuning
Untuk mendapatkan Gigi Putih Bersih dan Sehat, harus rela mengindari penyebab gigi kuning. Seperti Rokok, kopi yang mengandung kafein, dan teh, harus dikurangi, karena ketiga hal tersebut bisa meninggalkan noda karang di gigi.

3. Gunakan Sedotan dan Berkumur
Apabila tidak bisa menahan untuk minum kopi, minumlah dengan menggunakan sedotan agar kafein yang terkandung dalam kopi tidak bersentuhan langsung dengan gigi.

Minumlah ketika hangat, jangan masih panas, karena minuman panas juga dapat merusak  gigi. Kemudian setelah selesai minum, kumurlah dengan air mineral agar noda yang menempel pada gigi bisa segera terkikis.

4. Bersihkan Karang Gigi.
Apabila gigi sudah muncul karang gigi, segeralah pergi ke dokter gigi untuk membersihkannya. Jangan menunda waktu, karena bisa menimbulkan resiko yang lebih parah.

5. Konsumsi Sayuran dan Buah
Mengkonsumsi buah dan sayuran secara rutin bisa membantu mencegah munculnya noda pada gigi, selain itu bisa juga membantu memutihkan gigi kita secara alami.

Buah dan sayur baik untuk gigi antara lain seperti bayam, salada, brokoli, wortel atau bisa juga strawbery. Simak Artikel kami Tips Memperkuat Gigi Dengan 5 Jenis Makanan.

6. Bleaching
Jika memiliki dana lebih, bisa memutihkan gigi dengan cara instant, yaitu dengan melakukan bleaching. Untuk melakukan bleaching ini bisa melalui kliknik gigi atau klinik perawatan kecantikan.

Demikian beberapa tips Cara Merawat Gigi Putih Bersih dan Sehat. Semoga manfaat bagi yang ingin mendapatkan gigi putih Bersih dan Sehat.
Semoga bermanfaat artikel diatas guys;

Jumat, 02 Agustus 2013

Cara Merawat Gigi Sensitif


Cara Perawatan Gigi Sensitif Dengan Benar
Jutaan manusia banyak yang sudah tahun bahwa gigi sensitif merupakan mimpi buruk bagi kita semua . Jika sakit gigi datang dengan rasa sakit dan rasa ketidaknyamanan ketika makan atau minum makanan favorit Anda dan menyakitkan. Meskipun Anda mungkin menderita gigi sensitif, Anda dapat yakin bahwa mereka dapat diobati.

Biasanya, kondisi sebab sakit gigi ini setelah minum cairan panas dan dingin, makan makanan panas atau dingin, atau menghirup udara dingin. Jika rasa sakit gigi masih tetap membebani anda, Anda harus segera menemui dokter gigi Anda, karena syaraf gigi Anda bisa terkena. Biasanya, gigi sensitif dimulai ketika gusi mulai menarik diri dari gigi. Dengan gusi menjadi selimut pelindung, mereka menutupi dan melindungi akar gigi itu. Ketika gusi surut dan menarik diri, akar tidak memiliki perlindungan, dan karena itu mereka akan terkena.
Ujung akar terkena mengandung tubulus kecil yang mengarah langsung ke syaraf gigi. Setiap kali tekanan, elemen panas, atau dingin perjalanan ke tubulus, akan memicu saraf dan menyebabkan nyeri. Mereka yang tidak memiliki gigi sensitif akan memiliki gusi mereka meliputi tubulus, yang mencegah jenis hal-hal terjadi.

Idenya di sini adalah untuk menghentikan sensitivitas gigi dan menjaga kesehatan gusi. Jika Anda mengurangi tekanan yang Anda gunakan ketika menyikat gigi, Anda akan menemukan bahwa gusi Anda akan tetap sehat. Ketika diajarkan untuk menyikat gigi, kebanyakan orang diperintahkan untuk menggunakan banyak kekuatan. Meskipun hal ini bisa mendapatkan gigi bersih, juga akan robek pada gusi, yang dapat menyebabkan gigi sensitif. Jika Anda memiliki gigi sensitif sekarang, Anda harus mencoba menggunakan sikat gigi elektrik seperti Sonicare maju.

Dalam perawatan gigi yang sensitif apa yang akan anda lakukan :

Kurangilah makanan dan minuman sebagai pemicu .
Jika Anda hobi minum teh atau kopi manis, kurangi gula di minuman Anda. Kurangi mengunyah permen di muulut anda di sepanjang waktu, Anda. Untuk sementara, kurangi makan buah-buahan seperti jeruk, nenas, tomat dan sirsak yang asam, ganti dengan buah-buahan yang agak asam dan tidak begitu manis atau agak kecut.

Dapatkan pelindung gigi.
Jika anda waktu terbangun sering merasakan sakit kepala atau sakit rahang, Anda mungkin memiliki kebiasaan menggeretukkan gigi waktu  tidur (bruxism). Kebiasaan ini membuat gigi-gigi cepat keropos  dan menyebabkan sensitivitas gigi. Untuk mengatasinya, Anda perlu mengunjungi dokter gigi untuk mendapatkan pelindung mulut yang dapat melindungi gigi-gigi Anda saat tidur.

Pastikan mengkonsumsi cukup kalsium.
Makanlah makanan yang kaya kalsium seperti susu, yoghurt, dan keju. Kalsium diperlukan untuk kesehatan tulang dan gigi Anda.
Jika Anda sudah melakukan perawatan gigi dengan baik, namun Anda masih terus meringis kesakitan bila meminum minuman panas dan ding atau memakan es batu, konsultasikan dengan para ahlinya. Dokter gigi Anda dapat menilai dan meneliti  kondisi Anda dan membantu menentukan cara terbaik untuk mengurangi sensitivitas gigi Anda.

Pakailah pasta gigi ber-fluoride.

Walaupun sekarang ini banyak pasta gigi diperkaya dengan flouride, Anda perlu memastikannya. Karena fluoride pada pasta gigi anda secara berskala dapat membantu melapis lagi email Anda (remineralisasi) dan memperkuat permukaan gigi yang telah didemineralisasi oleh asam bakteri. Pergunakan juga obat kumur yang mengandung fluoride juga merupakan pilihan yang tepat untuk gigi sensitif anda.

Pergunakan pasta gigi khusus untuk gigi sensitif.
Ganti pasta gigi Anda yang untuk mengendalikan plak dan memutihkan gigi dengan pasta gigi khusus gigi sensitif. Pasta gigi khusus ini memiliki zat aktif seperti kalium nitrat, sitrat atau oksalat yang membantu menghambat sensasi dari permukaan gigi ke saraf, sehingga mengurangi rasa sakit yang berhubungan dengan gigi sensitif. Sikatlah gigi Anda dua kali sehari dan jangan menyikat gigi selama satu jam setelah mengonsumsi makanan atau minuman asam.

Pakailah  sikat gigi dengan benar.
Menyikat dengan benar sangat penting untuk menjaga kesehatan gigi Anda. Menyikat terlalu keras dapat membuat gigi lebih sensitif. Pilihlah sikat gigi berbulu lembut dan terus menyikat pada sudut 45 derajat terhadap garis gusi Anda dengan sapuan-sapuan pendek dan lembut, terutama pada tempat pertemuan gigi dan gusi.
Semoga bermanfaat guys :)

Rabu, 24 Juli 2013

Tips Merawat igi Agar Tetap Putih Dan Sehat


Tips Cara Merawat Gigi Agar Tetap Putih - Seiring berjalannya waktu, semakin lama gigi terekspos oleh makanan dan berbagai hal yang menjadikan gigi anda menguning. Nah saat ini memang telah banyak cara mudah dan praktis untuk memutihkan gigi yaitu menggunakan bleaching gigi, namun bagi sebagian orang merasa kurang nyaman dengan produk pemutih gigi tersebut.

Rasa ngilu sering dirasakan setelah menggunakan bleaching. Ada cara tradisional untuk menjaga gigi agar tetap putih. Memang menggunakan bleaching hasilnya lebih efektif, namun cara-cara tradisional ini pun bisa diandalkan, seperti dikutip dari Huffington Post.

Gigi Tetap Putih
1. Stroberi
Kandungan asam malat yang terkandungan dalam stroberi, berkhasiat untuk mengubah warna gigi menjadi lebih putih. Dr. Adinda Carrel, seorang dokter gigi di New York menjelaskan bahwa stroberi merupakan cara murah untuk mencerahkan senyum Anda. Namun, jangan digunakan terlalu sering, kandungan asamnya dapat merusak enamel gigi. Caranya, hancurkan satu stroberi matang dan gosokkan pada gigi. Diamkan selama lima hingga 10 menit. Kemudian sikat gigi sampai bersih dengan pasta gigi.

2. Kulit Lemon
Anda juga bisa memanfaatkan kulit lemon untuk mencerahkan warna gigi. Caranya, kupas buah lemon dan pisahkan kulitnya. Gosoklah kulit lemon pada gigi secara menyeluruh selama lima menit. Kemudian sikat gigi sampai bersih dengan pasta gigi.

3. Buah dan Sayuran yang Renyah
Buah dan sayuran yang renyah seperti apel, pir dan wortel bekerja seperti sikat gigi alami dan pemutih gigi. Buah dan sayuran renyah tersebut dapat mengangkat noda dan membersihkan gigi secara maksimal tanpa merusak enemel gigi. Makanlah buah dan sayuran setelah Anda makan besar.

4. Keju
Makan keju setelah makan besar sangat baik untuk gigi. Keju dan produk susu lainnya seperti yoghurt dan susu mengandung kalsium yang dapat memutihkan dan menguatkan gigi.

5. Baking Soda
Satu lagi bahan alami yang terkenal untuk memutihkan gigi, yakni baking soda. Baking soda memiliki sifat yang dapat menghilangkan noda pada permukaan gigi. Namun, baking soda juga dapat merusak gigi. Sama halnya dengan stroberi baking soda tidak boleh sering diaplikasikan. Minimal satu atau dua bulan sekali. Caranya dengan menyebarkan baking soda ke seluruh permukaan gigi. Diamkan selama lima hingga 10 menit. Kemudian sikat gigi sampai bersih dengan pasta gigi.

Selasa, 16 Juli 2013

Waspada Sakit Gigi Saat Hmil


Sakit gigi dapat menyerang siapa saja, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Bahkan, ibu hamil juga bisa terserang sakit gigi. Namun, sebaiknya jangan sepelekan sakit gigi yang diderita ibu saat sedang hamil. Berbeda kondisi, berbeda juga seharusnya perlakuannya.

Salah mengatasi masalah sakit gigi pada bumil dapat memicu terjadinya kelahiran prematur, bahkan parahnya hingga keguguran, demikian seperti dikatakan Ketua Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia , Drg Zaura Anggraini, seperti dikutip dari Antara. "Ibu hamil dengan kondisi gigi yang mengalami kerusakan parah akan merangsang keluarnya hormon prostaglandin," jelas Zaura pada jumpa pers di Jakarta, Jumat malam.

Hormon prostaglandin dapat merangsang kontraksi pada rahim, sehingga apabila kontraksi ini terus menerus menyerang, maka kelahiran prematur atau keguguran dapat terjadi. Dan ini tidak hanya berbahaya bagi janin, tetapi juga bahaya bagi ibu.

Perubahan hormon yang dialami oleh ibu hamil dapat menyebabkan kondisi gusi menjadi lebih lunak sehingga dapat memicu terjadinya peradangan gusi, terutama pada ibu hamil dengan kondisi gigi dan mulut yang tidak dirawat dan dibersihkan dengan baik.

"Ini diawali dengan tanda gusi berdarah, meskipun seringkali dianggap sepele, tapi ini bisa berbahaya," jelas Zaura.

Zaura memaparkan bahwa gusi berdarah sudah menandakan adanya peradangan gusi. "Kalau terjadi pendarahan gusi pada saat menyikat gigi, berarti ada yang belum bersih sehingga terjadi inflamasi," jelas Zaura.

Oleh sebab itu bila saat menyikat gigi terjadi pendarahan sebaiknya jangan takut dan teruskan menyikat gigi supaya bersih, karena kondisi ini menandakan adanya plak atau sisa makanan yang masih menempel.

Lebih lanjut Zaura juga menjelaskan bahwa perubahan hormon pada ibu hamil dapat mempengaruhi kesehatan mulut dan gigi.

Sebagai contoh, ibu hamil yang pada trimester pertama sering mengalami mual dan muntah akan mengalami kelebihan liur.

Bila tidak rajin berkumur dan menyikat gigi, maka kuman dan bakteri di sekitar gigi dan mulut akan lebih mudah tumbuh, bau mulut dan jamur atau sariawan pada rongga mulut juga akan lebih mudah terjadi.

Zaura mengemukakan bahwa kondisi ini dapat dicegah dengan merawat dan menyikat gigi setidaknya dua kali sehari yaitu saat pagi hari setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur. Pada malam hari, aktivitas mulut berkurang dan secara otomatis air liur juga berkurang. Hal ini mengakibatkan jumlah bakteri di dalam mulut meningkat dua kali lipat.

"Sisa makanan lalu akan difermentasi oleh bakteri menjadi asam. Nah, asam inilah yang berbahaya karena melarutkan mineral gigi sehingga mengakibatkan karies serta masalah mulut dan gigi lainnya," kata dia.

Oleh sebab itu sebelum masa kehamilan, kaum perempuan juga sangat dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan gigi secara berkala atau setiap enam bulan sekali ke dokter gigi.

"Sayangnya, menurut Riset Kesehatan Dasar 2007, hanya 13,3 persen masyarakat Indonesia yang rutin memeriksakan gigi setiap enam bulan sekali ke dokter gigi. Ini sangat memprihatinkan," keluh Zaura.

Zaura mengemukakan bahwa masyarakat seharusnya sadar akan pentingnya merawat dan menjaga kesehatan gigi, karena menurut dia gigi merupakan salah satu organ penting yang dapat memengaruhi kesehatan.
Sumber: Vemale.com

Minggu, 07 Juli 2013

Cara Sehat Menjaga Gigi Buah Hati


Kesehatan gigi seorang anak berpengaruh pada kesehatan anak secara keseluruhan. Gigi yang sehat juga mampu memberikan keceriaan bagi anak kita. Tentunya para ladies bisa bayangkan betapa sakit dan sedihnya melihat anak kita merasakan nyeri dan sakit pada gigi, bukan?

Sehubungan dengan pentingnya kesehatan gigi anak, ada beberapa hal yang bisa ladies lakukan demi menjaga kesehatan gigi anak. Beberapa tips di bawah ini dilansir oleh www.nlm.nih.gov.

Bagi ladies yang mempunyai bayi, ada beberapa hal yang bisa lakukan untuk menjaga kesehatan gigi bayi, diantaranya:

1.    bersihkan gigi bayi dengan kain yang lembut dan bersih. Penggunaan kain tersebut akan menghindarkan bayi dari rasa sakit ketika proses membersihkan gigi bayi.

2.    hindari memberikan botol susu kepada bayi ketika tidur. Akan lebih baik jika gigi bayi dibersihkan setelah pemakaian botol susu yang terakhir.

3.    cek secara rutin gigi bayi dari sisa sisa makanan yang menempel di gigi.

Lalu bagaimana menjaga kesehatan gigi anak yang sudah beranjak besar. Tentu saja cara yang diterapkan berbeda, bukan? Nah beginilah tips yang berhasil diperoleh dari www.nlm.nih.gov

1.    gosoklah gigi anak dengan menggunakan pasta gigi yang mengandung florida

2.    sediakan makanan sehat di rumah serta batasi stok makanan dan minuman yang manis

3.    pergi ke dokter gigi untuk cek kesehatan gigi secara rutin.

Mengajarkan anak untuk menjaga kesehatan gigi sedari kecil merupakan cara jitu untuk membiasakan anak untuk menjaga kesehatan gigi ketika mereka dewasa kelak. Jadi, tunggu apa lagi, ladies. Selamat mencoba!
Biasakan sikat gigi sejak dini kepada buah hati ya bunda? :)